Kurt Zouma menjelaskan jika bos baru Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, mengajarinya untuk membenci kekalahan, sekalian menolong bek Prancis itu menyesuaikan dengan persaingan Liga Premier Inggris waktu jadi pelatih Chelsea.

Zouma masuk dengan The Blues dari Saint-Etienne pada 2014, serta dengan keseluruhan mencatat 58 laga sepanjang dua musim pertamanya di sepak bola Inggris.

Ia memenangi gelar Liga Premier Inggris pada musim pertamanya di liga dibawah instruksi Mourinho. Zouma memenangi gelar liga pada musim ketiganya di club, walau jarang-jarang bermain dibawah instruksi Antonio Conte sesudah kembali dari luka ACL.

Zouma selanjutnya jalani waktu utang di Stoke City serta Everton dalam beberapa waktu paling akhir, sebelum kembali pada line-up Chelsea musim ini dibawah instruksi Frank Lampard. Serta Zouma menjelaskan jika Mourinho yang patut mendapatkan pujian, sebab mempersiapkannya bermain di club papan atas Inggris.

“Mourinho yang buka gerbang Inggris pada saya. Saya baru berumur 19 tahun saat datang disana. Saya masih terbilang muda,” kata Zouma pada France Football.

“Dia memberikan saya keyakinan diri dengan membuat saya bermain laga besar dengan beberapa intensif. Ia ialah orang yang tunjukkan pada saya seperti apa sepak bola di Inggris.

“Pelatih [Mourinho] ialah orang yang tidak suka kalah. Ia mengajarkan saya untuk membenci kekalahan. Karena ia, saya dapat berkembang di Chelsea. Ia memberikan saya beberapa hal serta mengajarkan saya banyak. Saya mengucapkan terima kasih kepadanya,” ujarnya.

Leave a Reply