Samsul Bijak Munip belum putuskan apa masih bertahan atau keluar dari Barito Putera pada Liga 1 2020 akan datang. Waktu depannya bergantung berita dari Tanah Suci.

Samsul Bijak cuma mengatakan kejelasan waktu depannya di Laskar Antasari menanti kehadiran Manager Team Hasnuryadi Sulaiman yang sekarang masih jalani beribadah umrah di Tanah Suci.

“Saya belum mengetahui ingin ke mana. Saya baru dapat putuskan jika telah berjumpa Pak Hasnur. Sekarang beliau sedang umrah di Mekkah,” kata Samsul Bijak.

Musim kemarin daya gedor Samsul Bijak jadi striker kurang demikian tajam. Bekas penyerang Persib ini cuma cetak lima gol.

“Saya memang tidak produktif seperti beberapa musim awalnya. Sebab skema serta susunan Barito musim kemarin membuat saya cukup mandul,” katanya.

Pemain dari Bojonegoro ini pilih tinggal di dalam rumah, dibanding liburan dengan keluarga. “Di dalam rumah saja. Ini bersih-bersih rumah yang di Bojonegoro. Sebab rumah ini lama tidak ditempati,” katanya.

Samsul Bijak lahir di Bojonegoro 33 tahun kemarin. Dia mengawali profesinya di club kota tetangga, yaitu Persikaba Blora.

Tahun 2005, dia pindah ke kota aslinya serta bermain untuk Persibo Bojonegoro. Dari sana, namanya mulai diketahui serta jadi satu antara penyerang beresiko saat itu.

Empat tahun bela Persibo, pemain yang akrab dengan gelar super sub itu lalu mengenakan seragam Persela Lamongan. Samsul Bijak sempat kembali pada Persibo, tetapi kembali lagi ke Persela.

Profesi Samsul Bijak terus melejit. Dia dipinang Arema Cronus tahun 2013, tapi ketajamannya kelihatan saat mengenakan seragam Persib Bandung.

Musim 2016, pemain yang mencatatkan dua gol bikin Tim nasional Indonesia itu kembali pada Persela untuk ke-3 kalinya. Paling akhir, Samsul Bijak coba keberuntungan di luar Pulau Jawa untuk bela Barito Putera mulai 2018 sampai saat ini.

Leave a Reply