Rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, sukses mencatat waktu paling cepat saat lakoni tes pramusim MotoGP 2020 di Valencia hari ke-2. Namun, Vinales malah merasakan jika dia belum cukup cepat.

Pada tes itu, Vinales sukses mencatatkan waktu 1 menit 29,849 detik. Catatan waktu yang dicatatkan Vinales itu bertambah cepat dari yang didapatkan rider satelit Yamaha, Fabio Quartararo, waktu menyapu pole position dalam kwalifikasi MotoGP Valencia 2019, yakni dengan 1 menit 29,978 detik.

Walau demikian, untuk dapat memenangkan kompetisi dalam balapan, intinya dari Marc Marquez, Vinales memandang jika motor balap Yamaha harus dibikin bertambah cepat . Vinales merasakan YZR-M1 masih kurang 8 km/jam di kecepatan tertingginya.

“Waktu putaran kami ada di tingkat yang sama dengan awalnya, walau kami cuma meluncur beberapa km.. Tentunya kami harus jadi lebih baik, tapi ini tanda-tanda baik. Kami saat ini mempunyai tenaga mesin makin banyak, tapi belum juga cukup. Musuh kami jauh di muka kami. Kami masih kurang 8 km/jam di kecepatan paling tinggi,” tutur Vinales, menukil dari Speedweek, Kamis (21/11/2019).

“Saya tinggalkan slipstream seringkali, sebab kami saat ini bisa jaga jarak lebih baik. Mesin baru benar-benar seperti dengan yang awalnya. Perform di rata-rata rpm bawah bisa dipertahankan, sebab kami mempunyai banyak daya tarik. Di rata-rata rpm atas Yamaha harus terus tumbuh. Itu penyebabnya kami kumpulkan data sebanyak-banyaknya di Valencia,” lanjut Vinales.

Dalam tes pramusim itu, Marquez cuma tempati tempat ke-7. Sang juara dunia ketinggalan 0,707 detik dari Vinales. Walau demikian, Vinales malas jemawa. Dia sadar jika Marquez belum memusatkan diri untuk memburu waktu putaran.

Leave a Reply