Ada banyak pemain yang memiliki kontribusi besar dalam kesuksesan Real Madrid menjuarai La Liga musim ini. Salah satunya adalah sang penjaga gawang, Thibaut Courtois.

Courtois sempat menjadi bulan-bulanan kritik pada musim perdananya bersama Los Merengues. Karena inkonsisten, kiper berkebangsaan Belgia tersebut seringkali kalah saing dengan Keylor Navas.

Baca juga: Di Balik Meroketnya Performa AC Milan: Perdamaian Stefano Pioli dan Franck Kessie

Namun Madrid, terutama Zidane, tetap mempercayakan posisi No.1 kepadanya. Bahkan sampai menendang Keylor Navas ke PSG. Courtois kemudian membalas kepercayaan tersebut dengan performa apik.

Yakin Bisa Menang

Real Madrid hanya kebobolan sebanyak 23 gol pada musim ini – paing sedikit di antara peserta La Liga lainnya. Courtois sendiri tidak pernah absen ataupun digantikan dalam 37 pertandingan yang telah dilakoni Los Merengues.

Jelas, pencapaian positif itu tidak bisa lepas dari Courtois selaku penjaga gawang. Sampai sekarang, ia memimpin daftar pemilik clean sheet terbanyak musim ini dengan perolehan 18 clean sheet.

Dari awalnya sempat diragukan, Courtois kini membuktikan bahwa dirinya pantas mengawal gawang Real Madrid. Ia pun tampak puas karena berhasil membungkam kritikan yang tertuju kepadanya.

“Kembali dari lockdown, setelah dua bulan yang padat, memenangkan 10 pertandingan… saya percaya kepada tim bahwa kami bisa menang,” ujar Courtois usai Real Madrid mengalahkan Villarreal, Jumat (17/7/2020).

Courtois Disuruh Bungkam

Courtois terbilang cukup vokal. Pada bulan Mei lalu, pria berusia 28 tahun itu sempat melontarkan pernyataan yang menyinggung fans Barcelona. Ia mengomentari soal adanya isu bahwa La Liga 2019/20 akan dihentikan akibat pandemi.

“Jika mereka memutuskan untuk menghentikan kompetisi pada pagi ini dan Barcelona dinyatakan sebagai juara, saya tidak merasa itu tepat,” ujar Courtois pada bulan Mei lalu.

Dan setelah menjadi juara, Courtois kembali berbicara soal Barcelona dan fansnya. Ia buka-bukaan, dengan mengatakan bahwa dirinya sempat disuruh diam oleh fans Barcelona.

“Lebih dari sekali, saya mendapatkan pesan dari Catalonia yang menyuruh saya diam. Dan tim saya telah menunjukkan bahwa kami telah melakukannya,” pungkasnya.

Leave a Reply