Ya, La Liga tinggal menyisakan tiga pekan lagi, dan Madrid hanya butuh dua kemenangan untuk mengunci gelar juara. Los Blancos memang tampil konsisten sejak sepak bola kembali bergulir beberapa pekan lalu.

Laju konsisten inilah yang membantu Madrid menyalip Barcelona. Saat ini Madrid unggul satu poin dari sang rival, dengan tabungan satu pertandingan.

Jika mampu mengalahkan Granada, Selasa (14/7/2020) dini hari WIB, Madrid bakal memperlebar jarak jadi 4 poin, dan hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengangkat trofi (vs Villareal, Jumat 17/7/2020)

Tak ada tekanan

Persaingan antara Madrid dan Barca di La Liga memang sudah biasa seketat ini, karena itulah keduanya harus bisa mengatasi tekanan. Namun, kali ini Zidane menegaskan bahwa timnya sama sekali tidak tertekan.

Baca juga: 3 Eksperimen Formasi Barcelona, Bukti Setien Sudah Berusaha?

“Saya kira tidak ada tekanan apa pun. Memang ada ketegangan yang tidak bisa dihindari di setiap pertandingan. Kami hanya ingin berlatih dan bermain, yang paling penting adalah fokus pada laga kontra Granada,” tegas Zidane di Realmadrid.com.

“Tujuan saya selalu sama setiap hari, laga kontra Granada, kami akan memikirkan sisanya nanti. Pertandingan besok akan sangat sulit dan fokus kami harus sepenuhnya pada hal itu.”

Setelah La Liga, lalu Liga Champions?

Andai berhasil menjuarai La Liga, Madrid diyakini bakal mencoba habis-habisan di Liga Champions. Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Manchester City pada Agustus 2020 mendatang untuk melakoni duel leg kedua 16 besar (0-2).

Zidane tahu Liga Champions selalu jadi target Madrid, dia paham betul situasinya. Namun, dia menegaskan tak ada gunanya berpikir terlalu jauh.

“Kami hanya fokus pada pertandingan kontra Granada. La Liga dan Liga Champions memang selalu jadi target setiap tahun dan kami selalu berjuang meraihnya,” sambung Zidane.

“Namun, energi kami fokus untuk pertandingan besok. Tidak ada gunanya memikirkan apa yang ada setelah Granada,” tutupnya.

Leave a Reply