Chelsea menelan kekalahan pahit kala menyambangi Sheffield United akhir pekan lalu. The Blues takluk tiga gol tanpa punya kesempatan mencetak gol balasan.

Kekalahan ini terbilang mengejutkan, sebab pasukan Frank Lampard ini tampil cukup baik pada dua pertandingan sebelumnya. Mereka menang, tapi terlihat tanda-tanda masalah di lini belakang.

Melawan Sheffield, Chelsea tampil dominan menguasai bola, beberapa kali mengancam. Namun, masalahnya The Blues dengan mudahnya membiarkan lawan menyerang dan akhirnya mencetak gol.

Di mata Paul Merson, analis Sky Sports, kekalahan ini sudah cukup menjelaskan masalah Chelsea sekarang. Apa katanya?

Baca juga: Mengenal Werder Bremen, Si Sepuh Pencetak Rekor di Bundesliga

Pelajaran untuk Lampard
Menurut Merson, Lampard pun membuat kesalahan pada pertandingan tersebut. Sheffield bukan tim yang bisa dipandang remeh, tapi Chelsea tampil tanpa memperhatikan pertahanan mereka.

“Saya kira Frank Lampard sudah memahami banyak hal soal pemain-pemainnya dan dirinya sendiri saat melawan Sheffield United,” buka Merson.

“Laga tandang ke sana memang akan selalu silit, mereka bakal bermain melebar, menembus kotak penalti, mereka akan menyerang Anda. Tidak akan bisa dinikmati.”

“Dia merancang lini tengah dengan Jorginho, Ross Barkley, dan Mason Mount. Kapan Anda bisa merebut bola dengan itu? Bagaimana Anda bisa merebut bola?” imbuhnya.

Terlalu terbuka
Intinya, meski Chelsea berbahaya saat menyerang, tidak ada gunanya jika mereka tidak bisa menahan serangan-serangan lawan. Kekalahan dari Sheffield sudah cukup membuktikan itu.

“Mereka menguasai bola, tapi ini bukan soal 70 persen penguasaan bola mereka, tapi soal 30 persen bola yang tidak mereka kuasai,” sambung Merson.

“Lini tengah mereka terlalu terbuka. Barisan bek disalahkan, tapi percuma punya pemain-pemain bertahan top jika tidak punya lini tengah tangguh di depan Anda.”

“Saya kira Frank sudah belajar banyak soal pemain-pemainnya dan dia menerima bagaimana hasil akhir pertandingan itu,” tutupnya.

1 COMMENT

Leave a Reply