Barcelona terancam nirgelar pada musim 2019/2020. Akan tetapi, walau sangat telat, Quique Setien telah mengubah sistem dan menemukan komposisi yang tepat untuk mengupayakan musim dengan raihan gelar juara.

Musim 2019/2020 berjalan sulit bagi Barcelona. Mereka kehilangan gelar Supercopa de Espana pada awal 2020 lalu. Situasi ini membuat klub harus melakukan perubahan dan memecat Ernesto Valverde.

Barcelona kemudian juga gagal di Copa del Rey. Langkah Barcelona nampak meragukan saat hanya menang 1-2 dari Ibiza. Benar saja. Barcelona lantas kalah dengan skor 1-0 dari Athletic Bilbao dan harus melupakan gelar Copa del Rey.

Dan, sekarang gelar La Liga pun terancam raib. Pada pekan ke-34, Los Cules tertinggal empat poin dari Real Madrid yang berada di puncak klasemen. Tentu saja ini bukan situasi yang ideal.

Baca juga: Luke Shaw Sebut Bruno Fernandes jadi Kunci Perubahan Drastis MU Tahun Ini

Perubahan Sistem
Peluang Barcelona mempertahankan gelar La Liga memang belum pupus. Secara matematis, Lionel Messi dan kolega masih punya peluang. Akan tetapi, dengan empat laga tersisa, peluang tersebut sangat kecil.

Namun, Barcelona menjaga mimpi juara La Liga tetap hidup. Hal itu nampak jelas di laga melawan Villarreal, Senin (6/7/2020) dini hari WIB. Pada laga di Estadio de la Ceramica, Barcelona tampil sangat bagus dan menang 1-4.

“Ada banyak faktor, salah satunya adalah sistem. Dengan sistem ini, tiga pemain depan bermain lebih dalam dan mereka lebih dekat dengan kotak penalti,” ucap Gerard Pique dikutip dari Marca.

Quique Setien memang mengubah sistem di laga melawan Villarreal. Pelatih 61 tahun memakai formasi 4-3-1-2 dengan Lionel Messi sebagai nomor 10. Sistem ini bekerja dengan baik di mana La Pulga bisa menjadi ‘pelayan’ bagi Antoine Griezmann dan Luis Suarez.

Menghindari Musim Nirgelar
Perubahan sistem yang dilakukan Quique Setien menjaga peluang Barcelona mempertahankan gelar juara La Liga. Selain itu, andai mampu bermain konsisten, klub asal Catalan tersebut masih bisa mengejar gelar di pentas Liga Champions.

“Periode setelah lockdown memang rumit. Tim telah mengambil langkah dan hasilnya mulai kelihatan. Masih ada pertandingan di La Liga dan kami juga punya Liga Champions,” kata Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu.

Barcelona melangkah ke babak 16 Besar Liga Champions dan berjumpa Napoli. Pada duel leg pertama, Los Cules menahan imbang Napoli dengan skor 1-1 di San Paolo. Laga leg kedua bakal digelar di Camp Nou pada 7 Agustus 2020 yang akan datang.

Leave a Reply