Pelatih OGC Nice, Patrick Vieira, mengaku jika dianya kesusahan untuk bekerja bersama dengan Mario Balotelli. Hal ini bukanlah hal yang mengejutkan mengingat bukan Vieira saja yang alami hal itu.

Balotelli jadi pemain Nice sepanjang dua 1/2 musim. Saat bermain unik Nice, Balotelli mulai produktif . Ia mencatar 33 gol dalam 61 laga di persaingan Ligue 1 Prancis untuk Nice.

Baca juga: Messi Percaya Bila Rivalitasnya dengan Ronaldo Akan Tetap Dikenang

Tetapi, kehadiran Vieira pada tahu 2018 lantas sudah membuat Balotelli tergusur. Kerja sama di antara Vieira serta Balotelli sendiri cuma berjalan sepanjang kira-kira 6 bulan saja. Sekarang, Serta putuskan untuk menguatkan Brescia, club asal Italia.

Lantas pada tahun 2018, Vieira hadir serta menempati bangku kepelatihan Nice. Kerja sama di antara keduanya berjalan relatif cepat, yaitu enam bulan, karena Balotelli pilih keluar ke Marseille pada musim dingin 2019.

Lalu, Vieira menjelaskan jika lakukan kerja sama juga dengan Balotelli memang susah. Untuk fakta ini, Balotelli putuskan tinggalkan Nice beberapa waktu sesudah kedatangan Vieira.

“Pola fikir Mario susah untuk olahraga kolektif. Filosofi yang ingin saya aplikasikan, kebersamaan serta semangat kerja yang ingin saya bangun, susah buat saya untuk kerja dengan pemain seperti Mario. Benar-benar susah buat kami berdua untuk bekerja bersama, jadi kami putuskan untuk pergi secara tidak sama,” tutupnya.

Leave a Reply