Gelandang Arema FC, Makan Konate, jadi rebutan beberapa tim-tim Asia Tenggara untuk musim 2020. Ditambah lagi, negosiasi kontrak di antara Konate dengan Team Singo Gila masih berjalan alot, sebab si pemain minta kenaikan kontrak sampai lebih dari 50 %.

Waktu lalu, Bhayangkara FC jadi satu antara club Liga 1 yang siap memuat gelandang berumur 28 tahun itu. Namun, agen Konate diberitakan urung sampai kesepatakan dengan Bhayangkara.

Lalu akan ke club mana Makan Konate pada musim depan? Saat di konfirmasi, Konate belum dapat memberi jawaban. Karena, bekas pemain Persib Bandung itu telah pulang ke Mali serta susah dihubungi.

General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo, mengaku bila Konate pulang ke negaranya, serta akan susah dihubungi.

Ia ingin menyempatkan diri untuk berjumpa keluarga besar serta rekan-rekan lamanya. Sejauh ini komunikasi berkaitan negosiasi kontrak dikerjakan dengan agennya.

“Biasanya dipasrahkan pada agen untuk bernegosiasi berkaitan kontrak. Musim kemarin, kami sempat juga kesusahan berkomunikasi dengan Makan Konate berkaitan penetapan ticket untuk kembali dari Mali ke Indonesia,” jelas Ruddy.

Sebelum pulang ke Mali, Konate akui mendapatkan penawaran dari club Indonesia, Malaysia, serta Thailand. Tetapi, ia memasrahkan lanjutan profesi pada agennya.

Makan Konate akui telah kerasan tinggal di Malang. Tapi, ia harus profesional memastikan waktu depannya bersama dengan sang agen.

Sebetulnya, Makan Konate masuk dalam daftar pemain yang dipertahankan Arema FC. Manajemen Arema telah lakukan negosiasi dengan si pemain mendekati persaingan Shopee Liga 1 2019 selesai.

Tetapi, ketetapannya baru diambil pada Januari 2020, apa negosiasi itu selesai perpanjangan atau terlepas ke club lain.

Leave a Reply