Hingar-bingar acara Mobile Legends World Championship 2019 (M1) sudah selesai akhir minggu kemarin. Tetapi, banyak narasi hebat di balik moment paling besar Moonton yang berjalan 11 – 17 November 2019 di Axiata Ajang, Malaysia. Moment semegah ini pasti jadi panggung buat pemain atau team mempertontonkan potensi paling baik serta jadi bintang. Team Esports.ID meringkas beberapa nama pemain serta team yang cemerlang sepanjang arena ini berjalan.

10s Gaming: Meta Baru serta Surprise Team Negeri Sakura
Tidak banyak yang menduga team asal Jepang ini akan bicara banyak di arena M1. Terhimpun di group neraka bersama dengan EVOS Esports, ONIC PH, serta Deus Vult (Rusia), team asal Jepang ini diramalkan cuma jadi team “penggembira” di Group D. Kenyataannya, dengan modal meta unik yang tidak diperkirakan beberapa kompetitornya, 10s Gaming dapat menghajar wakil Filipina serta Rusia, serta mempersulit team EVOS Esports di laga paling akhir. Duet Harith – Rafaela ditambah tanpa ada marksman sukses membuat beberapa lawannya belingsatan, terhitung EVOS Esports yang perlu mem-ban Harith untuk pastikan kemenangan mereka.

VYN (RRQ): Tanker Muda RRQ yang Tampil Memesona
Populer tenang serta sedikit publikasi, VYN jadi salah satunya tokoh di balik kebangkitan RRQ dalam beberapa waktu paling akhir. Selesai dipinjamkan ke Bigetron di MPL S3, RRQ kelihatannya tidak ingin menyiakan talenta pria bernama asli Calvin ini. Perform yang konstan serta tidak meledak-ledak sukses mengantarkan RRQ kembali pada papan atas sesudah hancur lebur di MPL S3. Catatan runner-up MPL S4 sukses diteruskan dengan tampilan memesona selama M1. Walau harus patuh di Grand Final dalam EL Classico “berdarah” dari EVOS Esports, tetapi perform VYN wajar dapat acungan jempol!

TODAK: Surprise Team Semanjana Tuan Rumah
Sebelum bergulirnya M1, tidak banyak yang mengetahui tentang team yang satu ini. Nama Todak mulai ada ke permukaan sesudah jadi juara 2 di MPL MY/SG. Walau kalah hadapi EVOS SG di grand final, tampilan TODAK mulai menarik perhatian sesudah singkirkan beberapa lawannya. Di M1 sendiri, Todak sukses maju ke playoff dengan jadi juara Group C yang ditempati SunSparks (Philipina), Evil Esports (Turki) serta GEO Esports (Brazil). Todak pada akhirnya harus senang di rangking 3, sesudah 2x kalah dari RRQ di upper-bracket serta final lower-bracket. Catatan rangking 3 dunia pasti hasil yang mengagumkan untuk team yang barusan mengorbit!

EVOS ESPORTS: Juara serta Tidak Terkalahkan!
Rasa-rasanya kurang komplet bila tidak masukkan EVOS Esports jadi team cemerlang di M1. Catatan titel juara plus catatan rekor tidak terkalahkan semenjak set penyisihan group seakan membuat Rekt Cs tanpa ada saingan bermakna di kejuaraan dunia Mobile Legends edisi pertama. Di dukung kedalaman tim serta mental yang menjulang tinggi selesai juara MPL Season 4, membuat EVOS Esports sudah diperkirakan jadi juara dunia. Predikat team paling baik dunia sekarang juga benar-benar wajar disematkan untuk team yang terbagi dalam Rekt, Oura, Donkey, Wann, serta Luminaire. Partai grand final yang selesai menegangkan dengan kemenangan team “Macan Putih” ini juga wajar disebutkan partai paling baik sepanjang penyelenggaraan M1 berjalan.

Itu barusan beberapa nama serta team yang cemerlang di Mobile Legends World Championship 2019 (M1).

Leave a Reply