Rider Repsol Honda, Marc Marquez, dipandang benar-benar mujur lahir terakhir. Karena, The Baby Alien dapat menyerap serta pelajari tehnik balap dari beberapa seniornya lebih gampang. Ditambah lagi, dia telah memahami bagaimana naik motor semenjak umur awal.

Bakat satu orang Marc Marquez memang tidak butuh disangsikan . Di umur 26 tahun, rider berpaspor Spanyol itu telah mengumpulkan delapan titel juara dunia di beberapa kelas. Menurut juara dunia MotoGP 1981, Marco Lucchinello, Marquez ialah contoh paling baik gabungan bakat serta ketekunan belajar.

Dalam artikelnya di Gazzetta dello Sport, Lucchinello menyebutkan Marc Marquez betul-betul diuntungkan dengan perkembangan jaman. Karena, dianya dapat pelajari tiap circuit lebih baik karena pertolongan computer, suatu hal yang tidak dirasakan pembalap-pembalap awalnya.

“Dia memiliki peruntungan lahir di dunia kekinian. Marquez telah lihat banyak rider dengan beberapa tekniknya, pelajari circuit di computer, serta menyerap beberapa hal. Ia juga ‘makan’ sepeda motor semenjak kecil, seperti Valentino (Rossi),” papar Marco Lucchinello, diambil dari Corse di Moto, Rabu (1/1/2020).

“Marquez betul-betul cemerlang dalam segalanya, terhitung bagaimana bicara pada media. Rossi memang mengubah dunia balap motor, di luar dan dalam trek. Tetapi, tetap ada rider yang lebih muda yang temukan langkah baru berkendara,” sambung pria berumur 65 tahun itu.

Marc Marquez waktu lalu pernah mengaku jika dianya tetap pelajari style balap rider lain, seumpama Andrea Dovizioso. Usaha itu berbuah manis saat harus bertarung di atas trek sampai kelokan paling akhir.

Leave a Reply