Sejumlah fans nampak hadir di luar Anfield dan melakukan selebrasi juara tanpa mengindahkan protokol kesehatan. Aksi ini membuat Liverpool kecewa.

Liverpool menjalani prosesi penyerahan piala pada Kamis (23/7/2020) kemarin, tepat setelah mengalahkan Chelsea dengan skor meyakinkan, 5-3. Prosesi ini digelar hampir satu bulan setelah dinyatakan sebagai juara.

Ya, klub berjuluk the Reds tersebut sudah dipastikan menjadi juara Premier League musim ini. Secara hitung-hitungan, the Reds sudah tidak bisa dikejar lagi setelah Manchester City tumbang di tangan Chelsea dengan skor tipis 1-2.

Pertandingan tersebut tidak dihadiri oleh suporter dari kedua tim berhubung regulasi social distancing belum dihapuskan. Sehingga Liverpool harus melakukan pesta perayaan tanpa kehadiran fans setianya.

Liverpool Kecewa Terhadap Fans

Jurgen Klopp beserta pihak klub sudah menghimbau fans sejak jauh-jauh hari untuk tidak melanggar regulasi social distancing. Yakni dengan cara tidak berkerumun di sekitar stadion saat prosesi penyerahan gelar berlangsung.

Baca juga: Ketika Pemain Chelsea Terlihat Kecewa Kepada Kepa Arrizabalaga

Namun himbauan tersebut tidak diindahkan oleh fans Liverpool. Sekitar ribuan orang berkumpul di wilayah luar Anfield untuk merayakan keberhasilan timnya sembari menyalakan flare berwarna merah.

Aksi ini membuat Liverpool kecewa. “Liverpool Football Club ingin berterima kasih kepada suporter yang tinggal di rumah untuk ikut merayakan pengangkatan piala tim pada malam kemarin,” tulis klub dalam pernyataannya.

“Namun, kami kecewa dengan pemandangan di luar Anfield pada malam kemarin di mana lebih banyak fans yang tidak mengindahkan nasihat untuk tetap di rumah.”

Janji Liverpool

Sebanyak sembilan orang diringkus oleh pihak kepolisian setempat. Di saat aturan kuarantina masih tetap dilakukan. Publik hanya diperbolehkan untuk keluar dari rumah hingga pukul 9.30 malam di hari Jumat.

Dalam pernyataan yang sama, Liverpool juga mengulangi pernyataan Jurgen Klopp usai pertandingan melawan the Blues. Di mana dirinya berjanji akan menggelar perayaan bersama para fans saat regulasi social distancing berakhir.

“Seperti yang kami katakan sebelumnya, saat situasinya sudah aman kami akan berselebrasi. Sampai saat itu tiba, melindungi kota adalah prioritas utama.”

Menurut catatan worldometer, Inggris telah mencatatkan lebih dari 297 ribu kasus virus Corona dengan kematian mencapai 45 ribu jiwa. Namun kasus perharinya sudah menurun sejak bulan Mei lalu.

Leave a Reply