Bekas pemain Arsenal, Andrey Arshavin, tidak meredam diri dalam memandang tim yang saat ini diatasi Mikel Arteta. Ia tegas menjelaskan jika Arsenal lemah dalam soal bertahan.

Musim 2019/20 ini berjalan susah buat The Gunners. Mereka berjalan berbeda di bawah Unai Emery, yang selanjutnya dikeluarkan. Saat ini ada Arteta yang berupaya meningkatkan Arsenal walau perlahan-lahan.

Arshavin tahu tim yang saat ini masih lemah, tetapi minimal ada sediki keinginan di posisi serang. Arteta dapat memercayakan penyerang-penyerangnya untuk membobol gawang musuh.

Tetapi, Arshavin percaya punyai striker hebat saja masih kurang. Arsenal masih lemah di posisi belakang.

Tidak Imbang
Menurut Arshavin, tim Arsenal yang saat ini berjalan berbeda, tidak imbang. Ini semestinya jadi permasalahan besar, tetapi untung Arsenal dilatih Arteta yang sangat kenal club.

Arshavin percaya Arteta mengerti permasalahan kesetidakimbangan itu, tetapi sebab pernah bermain di bawah Arsene Wenger, Arteta tahu apa yang aharus dilaksanakan.

Baca juga: 3 Pilihan James Rodriguez Bila ke Premier League : Salah Satunya Arsenal

” Buat saya, tim Arsenal tidak imbang. Mereka benar-benar bagus waktu menggempur serta dapat mainkan sepak bola indah, bagus untuk dilihat. Tetapi, dalam soal bertahan, Arsenal benar-benar lemah, ” membuka Arshavin pada 888Sport lewat Metro.

” Masalah Arteta, saya anggap faksi club sudah membuat ketetapan bagus karena ia pernah bermain di Arsenal serta ia kenal club secara baik. Ia kerja di samping Arsene Wenger serta dapat mendulang banyak pengalaman. ”

Tertarik untuk Arteta
Arshavin juga yakin Arteta dapat lakukan suatu hal untuk meningkatkan Arsenal yang saat ini. Tetapi, ia sangsi perubahan seadanya itu dapat menolong Arsenal sampai empat besar klassemen akhir musim ini.

” Ia memperoleh tertarik dari club serta beberapa pemain. Semenjak ia menggantikan Arsenal, mereka telah mulai beralih. Memanglah belum kebanyakan, tetapi minimal ke arah yang lebih bagus, ” sambung Arshavin.

” Tetapi, susah meramalkan apa Arsenal dapat finish di zone Liga Champions, terutamanya ditengah-tengah saat-saat susah semacam ini, ” tutupnya.

1 COMMENT

Leave a Reply