Waktu yang dinanti-nantikan Sahabat Esports pada akhirnya datang! Pagelaran Mobile Legends World Championship 2019 (M1) yang berjalan di Axiata Ajang – Bukit Jalil, sudah diawali! Match pertama menghadapkan dua team puncak Group A serta C, yakni RRQ Hoshi versi Todak. Tanpa ada menjumpai kesusahan, team yang berjuluk “Sang Raja” ini sukses mengalahkan wakil tuan-rumah Todak dengan score 2-0.

Gunakan hero Khufra, Thamuz, Esmeralda, Karrie, serta Valir, RRQ Hoshi berlaga dengan personel full tim susunan VYNN, Liam, XINN, AyamJAGO, serta Lemon, pemain utama yang diistirahatkan sepanjang set group. Sedang Todak pilih hero Helcurt, Baxia, Akai, Chang’e, serta Dyrroth untuk menantang taktik dari RRQ di game pertama. Kiprah Lemon di laga ini menjadi hal yang dinanti-nantikan beberapa gamer, walau cukup kurang mulus sebab Thamuz yang digunakannya harus terkena First Blood oleh Todak.

Meskipun kurang mulus diawalnya game sebab seringkali kecurian, tetapi RRQ masih jaga keunggulan networth dari Todak. Peristiwa kemenangan berlangsung waktu RRQ sukses mengambil Lord pertama. Kemudian, RRQ cuma lakukan taktik split push. Perlu 11 menit buat RRQ Hoshi habisi Todak di laga ini (1-0).

Di laga ke-2, Todak yang diperkokoh Xrayyyyyy, Moonnnnnn, Eoneeeeee, Cikuuuuuu, serta Nenassssss gunakan penentuan hero Kaja, Thamuz, Lunox, Chou, serta Lolita. Bermain agresif, Todak terus mendesak RRQ sejak dari awal yang gunakan hero Akai, X-Borg, Kimmy, Hayabusha, serta Ruby. Agresivitas Todak kembali capai First Blood serta kesempatan ini giliran Liam sebagai korban amukan team tuan-rumah yang bermain terbuka.

Todak cukup membuat RRQ Hoshi kerepotan di game ke-2 dengan perolehan 7 kill dalam tempo 6 menit. RRQ tidak tinggal diam serta mengubah kondisi ketika war yang cukup alot berlangsung di lane bawah. Gerakan XINN dengan Hayabusha yang dengan efisien temukan lumayan banyak kill jadi peristiwa RRQ untuk comeback. Sama dengan game pertama, gunakan Lord, RRQ jam mundur Todak. Serta XINN dapat temukan maniac sebelum Lord ada ke Land of Dawn, serta laga selesai pada menit 12, hingga RRQ menang gampang ke set seterusnya (2-0).

Atas kemenangan ini, RRQ Hoshi akan berjumpa EVOS Legends yang barusan usai berlaga hadapi team Myanmar. Apa taktik yang telah disediakan, serta akankah jadi panggung spesial untuk mengubah kekalahan awalnya? “Menurut saya, taktik itu tetap disaksikan waktu kita main serta umumnya lihat gameplay mereka terlebih dulu, jadi lihat saja kelak,” papar Liam tentang strateginya. “Dapat disebut, ini akan jadi panggung spesial untuk kita musuh EVOS Legends, serta membalas kekalahan awalnya. Sebab, EVOS Legends ialah lawan kami.”

Bagaimana pendapatmu, Sahabat Esports?

Leave a Reply