Manajer Juventus, Maurizio Sarri memberikan penjelasan mengapa timnya kewalahan saat menghadapi Atalanta. Sarri menyebut bahwa Atalanta tengah berada dalam momentum yang bagus sehingga wajar jika mereka tampil percaya diri di Turin.

Dini hari tadi, Juventus berhadapan dengan Atalanta di Allianz Stadium, Turin. Laga tersebut berakhir dengan kedudukan sama kuat, 2-2.

Meski bermain di kandang, Juventus sempat terlihat kesulitan di pertandingan tersebut. Tim tamu, Atalanta tampil agresif dalam menyerang dan sempat unggul dua kali melalui gol Duvan Zapatan dan Ruslan Malinovsky.

Sarri tidak membantah bahwa timnya sempat kewalahan menghadapi sang tamu. “Saya rasa semua tim akan kesulitan untuk menghadapi Atalanta, bukan kami saja,” beber Sarri kepada DAZN.

Bukan Faktor Fisik
Sarri menilai bahwa timnya sempat kesulitan menghadapi Atalanta bukan karena faktor jadwal padat yang mereka hadapi.

Namun ia menyebut bahwa Atalanta saat ini tengah on fire bersama Gian Piero Gasperini sehingga mereka sulit untuk ditaklukan.

“Mereka [Atalanta] datang ke pertandingan ini setelah memenangkan sembilan pertandingan beruntun. Malam ini kami tidak setajam saat kami bermain di San Siro, namun kami mampu bertahan selama 90 menit dan kami lebih konsisten saat ini.”

Alasan Tarik Dybala
Pada kesempatan ini, Sarri juga menjelaskan keputusannya menarik keluar Paulo Dybala. Ia menyebut bahwa dia terpaksa mengganti sang penyerang karena ia kesulitan menghadapi pertahanan Atalanta.

“Pertandingan ini adalah pertandingan yang berat bagi penyerang kami. Untuk Cristiano sebenarnya tidak terlalu, tetapi pertandingan ini lebih sulit untuk Paulo Dybala.”

“Paulo suka turun agak ke belakang untuk mengambil bola, dan situasi ini sangat berbahaya jika kami menghadapi Atalanta. Kami memuutskan untuk memasukkan Gonzalo Higuain dengan harapan kami bisa membuka ruang lebih lebar.” ujarnya.

Kokoh di Puncak
Berkat kemenangan ini, Juventus masih kokoh berada di puncak klasemen dengan raihan 76 poin.

Mereka masih unggul delapan poin dari Lazio yang menempati peringkat dua.

Leave a Reply