Cristiano Ronaldo serta Lionel Messi jadi nama yang kuasai jagad kompetisi sepak bola individu pada masa 2010-an. Banyak bintang yang berupaya menyamakan perjalanan Cristiano Ronaldo serta Lionel Messi, tetapi tetap berbuntut kekalahan.

Sekarang, Cristiano Ronaldo serta Lionel Messi telah mulai memetik. Cristiano Ronaldo telah berupaya 34 tahun, sedang Lionel Messi berumur 2 tahun lebih muda dibandingkan sang kompetitor. Berarti, supremasi mereka tidak akan lama .

Oleh karenanya, satu antara pijakan yang paling canggih ialah mereka siapa yang dapat cemerlang semenjak 2020. Peristiwa saat ini dapat jadi referensi siapa yang dapat tampil menguasai pada 10 tahun ke depan.

BBC merili beberapa nama yang wajar jadi kontestan alternatif sebanding sepak terjang Cristiano Ronaldo serta Lionel Messi. Nama pertama ialah Kylian Mbappe. Bintang asal club Paris Saint-Germain itu ialah meteor muda paling mempunyai potensi pada awal 2020.

  1. Pesona Mbappe

Sekarang, pemain yang diperkirakan memiliki nilai 215 juta pounds itu, baru berumur 21 tahun. Tetapi, prestasinya tidak butuh disangsikan . Ia ikut bawa Tim nasional Prancis jadi juara dunia di Rusia 2018.

Potensi individu jadi satu orang tukang gedor termasuk komplet. Beberapa faksi memandang, potensi Mbappe telah seperti Ronaldo Luiz Nazario da Lima.

Kompetitor terkuat Mbappe ialah Joao Feliix. Pemain yang sekarang bela club Atletico Madrid itu telah lama dijagokan jadi alternatif Cristiano Ronaldo di Tim nasional Portugal.

Modal Felix termasuk bagus, khususnya sesudah dia mendapatkan Pemain Muda Paling baik, menaklukkan Jadon Sancho serta Kai Haverts. Berumur masih 20 tahun, Felix akan memastikan nasibnya, apa dapat melewati sang senior, atau malah terbenam.

  1. Figur Sancho

Nama Jadon Sancho berada di tempat selanjutnya jadi calon alternatif supremasi Cristiano Ronaldo serta Lionel Messi. Sancho punya semua kekuatan jadi calon pemain besar. Dia berkembang di Borussia Dortmund, sebelumnya setelah tidak temukan irama di Manchester City.

Sekarang, dia sedang jadi rebutan beberapa team besar. Bila dapat temukan club raksasa yang pas, nama Sancho akan melegenda. Hal sama jadi pilihan Ansu Fati. Ia sukses membuat ramai La Liga, dunia sepak bola, sesudah beruntun membuat rekor.

Sekarang, rintangan Fati ialah tampil berkelanjutan ditengah-tengah kompetisi ketat beberapa punggawa Barcelona. Bila terbenam, Fati bisa bernasib seperti beberapa pendahulunya yang dipandang mempunyai potensi tetapi tidak berhasil keseluruhan, seperti Bojan Krkic.

  1. Jawara Liverpool

Tidak selalu dari bidang striker, kekuatan pemain muda yang tinggi sekali tertuju pada Trent Alexander-Arnold. Bek Liverpool serta Tim nasional Inggris ini telah tunjukkan ciri-ciri bintang.

Ngotot, kemampuan hebat serta gampang berkomunikasi membuat Alex akan jadi bintang besar. Ketentuan intinya ialah tidak seringkali luka. Nama lain yang tidak kalah keren ialah Kai Havertz. Bintang Tim nasional Jerman asal club Bayer Leverkusen ini masuk dalam barisan tiga besar pemain muda paling baik dunia.

Tetapi, ada di Bundesliga dapat jadi rintangan tertentu buat profesi Havertz untuk tingkatkan namanya. Oleh karenanya, bisa saja ia harus pilih club besar di Eropa supaya terlihat dengan bertahap.

  1. Anak Asuh Pep Guardiola

Gelandang muda lain yang telah jadi bahan perbincangan ialah Phil Foden. Ada dibawah naungan Pep Guardiola, Foden mampu tampil berkelanjutan. Dia pernah tertera jadi pemain termuda asal Inggris yang bermain di panggung Liga Champions pada Desember 2017. Waktu itu, dia berumur 17 tahun serta 192 hari.

Pemain anyar Real Madrid, Rodrygo jadi calon selanjutnya. Walau masih termasuk hijau di arena sepak bola Eropa, bekas Santos itu memiliki bakat. Dia jadi sisi dari permainan bagus Real Madrid selama musim ini.

Berarti, tidak percuma Real Madrid datangkan pemain berposisi sayap itu. Ditambah lagi, Rodrygo dapat bermain di ke-2 sayap, sebab memiliki kaki yang sama kuat. Potensi itu juga yang dipunyai bomber Manchester United, Mason Greenwood.

  1. Fakta Greenwood

Nama Greenwood sedang naik daun sesudah cetak beberapa gol penting bersama dengan Manchester United. Sayang, satu yang dapat menghalangi profesinya ialah kompetisi tidak gampang di panggung Premier League.

Manchester United pernah memiliki pengalaman tidak mengenakkan saat beberapa pemain mudanya dijagokan jadi legenda. Mereka malah melembek, seperti Federico Macheda, Jonathan Greening, dan lain-lain.

Leave a Reply