Team Scuderia Ferrari percaya seluruh crew bisa terbang ke Melbourne dari Maranello, Italia, untuk ikuti seri pertama Formula One (F1) GP Australia 2020. Karena, sebagian orang teknisi telah ada yang terlebih dulu pergi ke Australia sebelum dekrit paling baru Pemerintah Italia dikeluarkan.

Sudah diketahui, Italia adalah salah satunya negara dengan masalah wabah virus Korona terberat. Sampai Senin (9/3/2020), minimal 7.000 masalah positif terkena virus Korona Covid-19 dengan keseluruhan korban jiwa sampai 366. Kondisi itu memaksakan pemerintah keluarkan dekrit paling baru.

Sekitar 16 daerah, terhitung Propinsi Modena sebagai tempat Scuderia Ferrari, diisolasi. Melalui pengakuan resminya, The Prancing Horse mengatakan akan taat pada ketentuan dari pemerintah. Tetapi, sesuai dengan gagasan, beberapa anggota team akan pergi ke Australia dalam tempo dekat.

Baca juga: Gareth Southgate Menyesal Pernah Masukan Chris Smalling, Code untuk Euro 2020?

“Berdasarkan pengumuman peratutan baru dari Pemerintah Italia, kami terus memonitor serta menilai kondisi dan merajut kontak dengan otoritas berkaitan dan organisasi yang terjebak. Buat Ferrari, patuhi ketentuan pemerintah ialah agunan penting untuk pastikan keamanan beberapa pegawai serta keluarganya sebagai prioritas kami. Semua ketetapan akan diambil dengan memerhatikan prinsip itu,” bunyi pengakuan sah Ferrari, disitat dari Crash, Senin (9/3/2020).

“Sebagian anggota team serta perlengkapan telah datang di Melbourne. Selain itu, keberangkatan dari anggoa team yang lain berjalan sesuai dengan gagasan terkecuali kami terima info yang berlawanan,” sambung pengakuan sah itu.

Australia sendiri belum mengaplikasikan larangan masuk buat masyarakat negara Italia berkaitan wabah virus Korona Covid-19. Direktur Olahraga F1, Ross Brawn, pastikan minggu balapan tidak berjalan bila ada salah satunya team yang dirintangi saat masuk negara pelaksana hingga tidak berhasil berperan serta.

1 COMMENT

Leave a Reply