Kasihan amat yang jadi fans Valencia. Jujur, posisi Valencia saat ini seperti tim penyakitan yang kehilangan jati diri. Padahal, dunia kagum ketika Valencia mengganggu dominasi Real Madrid dan Barcelona di era pelatih Hector Cuper.

Masih ingat dong dengan nama-nama seperti Santiago Canizares, David Albelda, David Villa, Gaizka Mendieta, Claudio Lopez, hingga Cristian “Kily” Gonzalez. Inilah sebagian legenda dari Valencia.

Selain juara La Liga 2001-02 dan 2003-04, Valencia pernah mencicipi final Liga Champions 2x, 1999-2000 dan 2000-2001. Valencia mengintip peluang mendekati posisi beken Real Madrid dan Barcelona. Tapi…

Baca juga: Barcelona Menang Besar, Netizen Ramai-Ramai Puji Trio MSG

Mei 2014, new era Valencia diawali… atau lebih tepat disebut masa kegelapan? Dengan menguasai saham sebesar 70,4%, pada Agustus 2014 Valencia berubah menjadi klub sepak bola Singapura… he he he. Maklum, pemiliknya adalah pengusaha dari Singapura bernama Peter Lim.

Pemecatan pelatih Albert Celades pada Senin, 29 Juni 2020, kembali meramaikan jagad raya Valencia. Celades menjadi pelatih ke-6 yang dipecat keluarga Peter Lim sejak take over klub pada 2014.

Tapi, fans Valencia harus terbiasa dengan sepak terjang keluarga Peter Lim, termasuk putrinya, Kim Lim. Wanita cantik ini kerap bereaksi menanggapi komentar fans yang kecewa dengan situasi di klub.

Ada fans Valencia yang memaki-maki dan mengutuk keluarga Peter Lim atas kejadian di klub kesayangan mereka. Apa reaksi Kim Lim? Ane kutip dari situs Marca ya. Seperti ini penerjemahan bebasnya

“Mereka gak ngerti apa? Klub ini sudah menjadi milik kami. Ya suka-suka kami dong mau ngapain ama klub ini. Yang lain gak usah berkomentar.”

Sinting gak sih. Masak begini komunikasi pemilik klub dengan fans yang menjadi napas sebuah klub sepak bola? Bayangkan bila tim dengan nama-nama pemain beken tapi gak punya fans… mau ngapain main bola?

Apes dah menjadi fans Valencia, apalagi yang tinggalnya emang di Kota Valencia. Padahal, seharusnya klub itu menjadi kebanggaan warga kita itu kan… menjadi perwakilan pencinta sepak bola di sana… di Spanyol, dan di seluruh muka bumi, termasuk di Indonesia.

1 COMMENT

Leave a Reply