Arsenal kalah di kandang 1-2 dari Olympiakos dalam lanjutan Liga Europa. Kekalahan yang menyakitkan, memutus tren positif, dan sangat fatal.

Pada leg kedua 32 besar, Jumat (28/2/2020) dini hari WIB, Arsenal yang unggul agregat 1-0 di leg pertama dipaksa melakoni perpanjangan waktu 2×15 menit. Setelah Olympiakos mencetak gol di babak kedua lewat Pape Cisse.

Di masa extra time, Arsenal menyamakan skor lewat Pierre-Emerick Aubameyang di menit ke-113 sebelum Youssef El-Arabi membuat publik tuan rumah patah hati lewat golnya di menit ke-119! Olympiakos menang 2-1 dan lolos ke 16 besar Liga Europa dengan unggul agregat gol tandang 2-2.

Baca juga: Conte: Inter Sudah Lama Banget Tak Merajai Eropa

Kekalahan tersebut begitu menohok The Gunners. Sebabnya dalam 10 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi sepanjang tahun 2020, Arsenal belum pernah kalah.

Catatannya, enam kemenangan dan sisanya seri. Pertandingan sebelum melawan Olympiakos, Arsenal bisa menaklukkan Everton di Liga Inggris dengan drama lima gol. Menang 3-2, setelah saling balas-membalas gol.

Kekalahan pertama dari Olympiakos di tahun 2020 pun rasanya fatal. Arsenal sudah tercecer di Liga Inggris dan banyak pesaing merebut empat besar. Kans untuk menjuarai Liga Europa yang mana otomatis bisa meloloskan mereka ke Liga Champions musim depan, kandas pula.

“Ini bagian dari olahraga, bahwa kekecewaan bisa terjadi dan itu terjadi malam ini. Kami harus belajar dan bereaksi sebagai tim dan klub,” kata manajer Arsenal, Mikel Arteta.

“Kami memegang kendali, tapi Olympiakos bisa menempatkan kami pada posisi yang sulit,” lanjutnya.

Satu-satunya trofi yang masih bisa didapatkan Arsenal di musim ini adalah Piala FA. Mereka akan menghadapi Porstmouth di babak kelima di awal bulan Maret mendatang.

1 COMMENT

Leave a Reply