The Pillars, team esports garapan musisi Ariel Noah ini barusan menginformasikan divisi pertamanya yaitu di game Free Fire. Memakai nama The Pillars Claymore, roster ini dilambangkan dengan pedang yang punya ketajaman serta kemampuan.

Hal ini disaksikan dari simbol The Pillars yang punya gambar perisai, memvisualisasikan arti ketahanan dalam komune sepanjang 16 tahun, dan sayap dengan makna meluaskan komune. Kedatangan lambang pedang ini jadi representatif dari ketajaman serta kemampuan penting dari esports tersebut.

The Pillars Claymore punya formasi lima pemain dimana dua salah satunya adalah juara dari Free Fire Summer League 2019 yaitu Aditya ‘fluxy’ Maulana jadi kapten serta Muhammad Akrim ‘Azura’ Fajri jadi dukungan. Keduanya adalah bekas pemain dari RRQ Poseidon. Sedang dua pemain yang lain yang punya role rusher ialah Ramadhan ‘Skyzero’ Saputra bekas WAW serta Edo Saputra ‘Kitker’ Butar bekas Recca Esports.

Tidak lupa pemain pengganti yang datang dari The Pillars Invitational, Geraldio ‘Geral’ C Gumay serta manajer Wanda ‘Bio’ Persada.

Penentuan roster ini langsung adalah instruksi Ariel yang minta supaya formasinya terbagi dalam pemain memiliki pengalaman dan trek record bagus. Sang kapten Fluxy percaya jika teamnya sekarang semakin bagus dari mulanya serta bisa membuat chemistry yang baik. The Pillars Claymore akan berlaga pada tanggal 14 Januari sampai 20 Februari 2020 yang akan diselenggarakan di kantor Garena, SCBD.

Sekarang, The Pillars sah ikuti Free Fire Masters League Season 1 serta Perolehan Muhammad sebagai CEO mengatakan jika roster ini adalah pionir dari The Pillars yang akan memberi ide sekaligus juga mengubah citra gamers jadi lebih baik ke publik biasa.

Dengan arah untuk memenangi Free Fire Master League Season 1 serta menginformasikan keberadaan The Pillars di arena esports Indonesia, apa mereka dapat berkompetisi dengan team-team besar yang lain? Bagaimana pendapatmu Sahabat Esports?

Leave a Reply