Liverpool ditunggu pertandingan susah kontra Leicester City selesai tampil di Piala Dunia Antarklub di Qatar. Perjalanan jauh dipercaya jadi rintangan susah bikin ‘Si Merah‘.

Liverpool sukses memenangkan Piala Dunia Antarklub di Qatar sesudah menang 1-0 atas Flamengo di final, Minggu (22/12/2019) pagi hari WIB kemarin. Kemudian, beberapa anak asuh Juergen Klopp langsung terbang kembali pada Inggris serta dinanti partai kontra Leicester di King Power Fase, Jumat (27/12) pagi hari WIB.

Walau ada interval lima hari, tetapi dampak dari penerbangan panjang –sekitar 7 jam bila langsung dari Liverpool– yang dilewati Mohamed Salah dkk diakui akan punya pengaruh. Ditambah lagi menimbang pertandingan kontra Flamengo yang berjalan susah sampai ke set penambahan.

Bekas striker Liverpool Emile Heskey lihat ada kekuatan Liverpool sedikit kewalahan di tempat Leicester. Ditambah lagi sang musuh musim ini tampil cemerlang.

Leicester ialah team rangking dua sesaat, memiliki jarak 10 point dari Liverpool di pucuk klassemen Liga Inggris. Team yang dilatih bekas manager Liverpool, Brendan Rodgers, itu sekarang jadi team dengan pertahanan paling baik bersama dengan beberapa anak Merseyside: baru kecolongan 14 kali.

Belum juga mempertimbangkan unsur Jamie Vardy, yang akan susah diredam. Vardy ialah top skor sesaat dengan 17 gol.

“Ini akan jadi laga yang menarik sebab, satu kali lagi, Leicester bermain di kandangnya jadi mereka akan ingin memperjelas otoritas mereka di pertandingan ini. Fans akan tetap memberi dukungan teamnya serta mereka akan jadi orang ke-12 yang menggerakkan mereka,” kata Heskey pada Liverpool Echo.

“Tetapi Leicester harus waspada, Liverpool ini fantastis. Yang akan menarik untuk disaksikan ialah bukti jika Liverpool baru lakukan perjalanan ke luar negeri ke Qatar, apa yang akan berlangsung di laga kelak sebab lakukan perjalanan jauh itu tidak gampang.”

“Saya sich dapat lihat kemenangan serta kekalahan di laga ini dipastikan dari sayap-sayap, dimana Salah, (Sadio) Mane, Trent (Alexander-Arnold), serta (Andy) Robertson ada, sebab ya dari sana itu Liverpool memperoleh banyak gol-gol mereka.”

“Di lain sisi, jika Anda mengeksploitasi area-area yang terserang Vardy saat menantang Man City, siapa yang akan mengejarnya? Sekalinya mereka memiliki Virgil van Dijk. Dengan perkiraan, saya memprediksi pertandingan yang berat, saya akan menyebutkan score 1-1,” dia mengatakan.

Leave a Reply