Apa Lorenzo Menyesal Pernah Tinggalkan Yamaha?. Sebelum pensiun, profesi Jorge Lorenzo semakin meredup semenjak tinggalkan Yamaha. Apa Lorenzo menyesali ketetapannya itu?

Team pabrikan Jepang itu membesarkan nama Lorenzo di MotoGP. Bekas pembalap asal Spanyol itu bela Yamaha sepanjang sembilan tahun pada 2008-2017, serta menyapu tiga gelar juara dunia MotoGP.

Bersama dengan Yamaha juga, Lorenzo jadi salah satu pembalap yang dapat mematahkan supremasi pembalap Repsol Honda Marc Marquez waktu jadi kampiun pada 2015. Tetapi pada dua tahun selanjutnya, Lorenzo putuskan melintas ke Ducati serta hasilnya menyedihkan.

Baca juga: Kuasai Tes Sepang, Quartararo Belum Klop dengan Tunggangannya

Lorenzo kesusahan mengalahkan Desmosedici hingga finish ke-7 musim pertamanya, urutan paling rendah ia di kelas premier. Pada musim selanjutnya, Lorenzo lebih baik serta memenangkan tiga seri tetapi rangkaian luka mengakibatkan kerusakan kekuatan titik baliknya di Ducati hingga kembali tersuruk selesai finish ke-9.

Pada 2019, Lorenzo masuk Repsol Honda. Pria berumur 32 tahun itu tidak cuma kesusahan menunggangi motor RC212V, dan juga dibebat luka berkelanjutan hingga kemudian putuskan pensiun selesai balapan di Valencia pada tahun kemarin serta kembali pada Yamaha jadi pembalap penguji.

Lorenzo menyesalkah tinggalkan Yamaha? “Saya bukan satu orang yang menyalahkan mengenai keputusan-keputusan yang telah kubuat di waktu dulu. Hidup tanpa ada kekeliruan itu tidak mungkin,” katanya lansir GPOne.

“Kita membuat beberapa pilihan serta 50% salah satunya pas, serta 50% salah. Pengalaman di Ducati intensif serta pengalaman di Honda tidak berjalan bagus, tetapi pengalaman-pengalaman itu masih membuat momen-momen bagus. Saya ialah olahragawan, serta satu orang yang mujur.”

Leave a Reply